3 Orang Ditangkap Karena Judi Pilkades di Mojokerto

Kim Layang Kumitir Mojokerto РPilkades serentak di Kabupaten Mojokerto masih diwarnai perjudian. Terbukti, polisi meringkus 3 pelaku perjudian di salah satu desa dengan nilai taruhan Rp 10 juta.

Ketiga pelaku yaitu Jali (44) dan Pakeh (54), warga Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, serta Sutrisno (57), warga Desa Kepadangan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, perjudian ini terbongkar setelah anggotanya mendeteksi gerak-gerik tersangka Pakeh. Menurut dia, Pakeh menjadi perantara bagi para penjudi.

Polisi pun menguntit pergerakan Pakeh sejak Selasa (22/10) pagi. Beberapa jam sebelum Pilkades di Desa Srigading, Kecamatan Ngoro digelar, Rabu (23/10), petugas meringkus Pakeh dan Jali. Keduanya ditangkap di Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro sekitar pukul 01.00 WIB.

“Dari penangkapan itu, kami dapatkan barang bukti uang taruhan Rp 10 juta dan selembar kertas berisi catatan nilai taruhan dan nama calon kades di Desa Srigading,” kata Setyo kepada wartawan di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kamis (24/10/2019).Usai meringkus Pakeh dan Jali, polisi lantas menangkap tersangka Sutrisno. Ketiga tersangka dibawa ke kantor Satreskrim Polres Mojokerto untuk diperiksa.

Dari pemeriksaan itulah terungkap peran masing-masing tersangka. Menurut Setyo, Pakeh menjadi perantara tersangka Jali dan Sutrisno di perjudian Pilkades Srigading.

Sedangkan Jali dan Sutrisno menjadi orang yang taruhan. Jali menjagokan Calon Kades Polo Nur, sedangkan Sutrisno bertaruh untuk kemenangan Lek’an. Para tersangka berkomunikasi menggunakan ponsel.

“Para tersangka ini tertangkap tangan. Ini membuktikan komitmen kami tak ada toleransi terhadap seluruh tindak pidana terkait Pilkades,” terang Setyo.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP ayat (1) ke 1e, 2e dan 3e juncto Pasal 303 bis (1) KUHP juncto UU RI nomor 7 tahun 1974 tentang Perjudian.

Pilkades serentak Kabupaten Mojokerto digelar di 251 desa, Rabu (23/10). Jumlah calon kepala desa yang bertarung mencapai 721 orang.